Kamis, 18 Juni 2009

WhaT 'LL HAppEneD tO uS

hMm,,, DhE LAma GA bErGeLuT di My dAsBoR
bNyaK CerIta Yang HARuZnYa tERTumPah D dasBoR nA nEy, Cman GArA2 SiBuk Ma TuGAs FisiKA Yang aJi GiLe Bnyak ke-PenDinG(biaSa PEnYAkiT maLEs Nya kuMat) hehhehehe,,,
dAri mAkaLAh huBbaRt TaNk YAng bqIn oOeK!!,, PreSenTaSi yAng biqN VerTiGo,,
uAs YAng biqN miGraIn Gra2 KEbaNyaKan nGapaL,, mpE mSuk aNGin gRa2 bEgaDang bqIn tHu papeR FiSika,, mNe Jd Flu n batuK gY!!
and tHe LAsT saKiT biN MABoK CaUseD mQRin KOmPoR C uMAn Kuman!! mABoK Dagh!!!!
C naTha pRNah SmZ GnEe,, daN nEy saLAh SaTu sMs YamG biKiN nA saDAr ...
JiKa taLi teLaH meNeGanG kEnCanG,, thU TanDanYa aKan SeGErA puTuS
Jika maLaM teLAh SanGaT peKAt, mKA keGeLApaN tHu aKan seGeRa perGy
JiKa maSaLaH SuDaH SanGat MenGHimPiT maKA tHu taNdanYa aKan sEGeRa mUnCuL JaLAn kELuaR...
SeSunGGuHnya, SuaTu KESuLiTan Ga Akan pErNAh menGaLAhKAn 2 keMuDahan...
suBhaNaLLaH Bgd DaGh,,, nA LngSuNg SaDar bAhWa aLLaH meNuRunKan SeGaLa SESWatU haL tHu paSTi aDa SeBaB aKiBAtnYa,,,
dAn paSti aDa maKsuDnya.....

hmM,, aLHaMduLilLLaH mUa Nya bEraNgsuR2 raPi...
tinggaL na SeRiuZ zA ma uAs n PrePARe bWd sEmEstR pEnDek
oIE,,, tD n AgY broSiNg Di gOogLe,, SeaRch tTg 2012,,
aNd RESuLT nYa Ga asIq Bgd!
NyereMin zA dhe,,mSa KtaNya bKaL tJd KiaMat!!!!!!!!
hiKs! pDaHaL tHn SeGitU nA Kn Ru zA mO di wiSuDa,,
bNyak paRa iLmuaN aNd aHLi2 aStROnoMi nGaSiH sPekULaSi tTG tHu...
nA bNEr2 Ga SiaP bGD DagH Lo, bLm kEcApai muA imPiaN na
nEh bEraGAm haL tTG 2o12 tHU


Istilah "spekulasi ilmiah" sebetulnya kurang tepat, karena sesuatu yang ilmiah mestinya bukan dihasilkan dari spekulasi. Istilah tersebut lebih untuk menggambarkan beberapa orang dari latar belakang sains yang turut meramaikan cerita seputar 2012.

Ilmuwan atmosfer NASA yang juga pakar pemanasan global, James Hansen, sejak tahun 1980-an telah memprediksi bahwa bumi telah mendekati masa "tipping point" yang tidak mungkin dapat dipulihkan kembali. Trend pemanasan global akan memicu banjir besar dan menyemburnya gas metana dari tanah kutub utara yang selama ini diselubungi lapisan es. Dan semua itu akan terjadi lebih cepat dari proyeksi/perkiraan yang ada sekarang. Dalam papernya yang diterbitkan tahun 2007, Hansen mengkritisi laporan Intergovernmental Panel on Climate Change yang menyebutkan perkiraan bahwa permukaan laut naik setinggi 59 cm. Jumlah sebenarnya - menurut Hansen - adalah mencapai 25 meter.

Pada kajian lain, sejumlah fisikawan yang meneliti sistem solar mengkhawatirkan siklus aktivitas matahari yang akan memproduksi "coronal mass ejections" melebihi tingkat normal. Sami Solanki, direktur Max Planck Institute for Solar System Research, pada tahun 2004 mengatakan bahwa aktivitas matahari saat ini mencapai tingkat yang lebih tinggi dari sebelas ribu tahun terakhir ("Except possibly for a few brief peaks, the Sun is more active currently than at any time in the past 11,000 years").

Puncak dari aktivitas matahari diperkirakan terjadi pada tahun 2011 atau 2012. Aktivitas tersebut dapat menghasilkan kekuatan yang cukup untuk memadamkan jaringan listrik dan satelit komunikasi. Meskipun Space Environment Center telah mengoperasikan sistem peringatan global untuk menanggulangi potensi kerusakan, efek terkuat aktivitas matahari tersebut tetap dapat mencapai bumi hanya dalam 30 menit.

Spekulasi juga marak terjadi pada ranah geologi dan vulkanologi. Tidak kurang dari majalah Time menurunkan artikel yang menyebutkan munculnya kekhawatiran pasca rangkaian gempa dari 27 Desember 2008 sampai 2 January 2009 yang mengiringi aktivitas kawah Yellowstone. Pengamatan dengan seismograf di Universitas Utah maupun citra satelit dengan pembacaan GPS (Global Positioning System) mengindikasikan terjadinya pertumbuhan kaldera Yellowstone - dan ini dihubungkan dengan fenomena supervolcano (ledakan gunung berapi super) yang periode ledakannya hanya terjadi 600.000 sampai 700.000 tahun sekali.


Bantahan atas Ramalan 2012

Kebanyakan astronom dan periset kebudayaan Maya membantah segala teori tentang "kiamat 2012" sebagaimana digembar-gemborkan banyak pihak. Menurut mereka, tidak ada bukti atau catatan arkeologis yang memperlihatkan kebudayaan Maya klasik menambahkan berbagai ramalan atau nujum dalam sistem perhitungan panjang kalender mereka.

Astronom dari Universitas Florida, Susan Milbraith, bahkan lebih tegas lagi dengan mengatakan bahwa orang-orang yang mengeksploitasi kebudayaan Maya dengan menghembuskan isu tentang kiamat 2012 sesungguhnya memiliki kepentingan pribadi atau politik yang terselubung. Terlebih, inti galaksi Bimasakti yang hanya dapat dilihat dengan teleskop berkuatan tinggi tidak mungkin dapat diamati oleh suku Indian Maya kuno. Kenyataan ini menjadikan tidak mungkin bagi mereka membuat berbagai ramalan seputar lubang hitam, planet nibiru, dan sebagainya.

Wallahu 'a lam
nEH nA kuTiP DaRi bLoG nYa oOm HerMan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar